bincang hukum

Pindah Agama? Begini Cara Perubahan KTP dan Kartu Keluarganya

Pindah Agama? Begini Cara Perubahan KTP dan Kartu Keluarganya
Bincang Hukum Id - Pindah Agama

Sob, kali ini Bang Bikum akan kasih informasi tentang perubahan KTP dan Kartu Keluarga karena pindah agama. Pindah keyakinan agama adalah sesuatu yang menjadi hak dan diperbolehkan secara secara hukum, sehingga tidak diperlukan syarat-syarat tertentu.

Asalkan keputusan Sobat tersebut telah benar-benar diyakini dengan hati nurani yang bulat, karena meyakini agama dan kepercayaan itu dilindungi dalam konstitusi tepatnya ada dalam  Pasal 28E ayat (1) Undang-Undang Dasar Tahun 1945 (UUD 1945);

“Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.”

Sob, perubahan agama merupakan peristiwa kependudukan, yakni kejadian yang dialami penduduk yang harus dilaporkan karena membawa akibat terhadap penerbitan atau perubahan KK, KTP dan/atau surat keterangan kependudukan lainnya meliputi pindah datang, perubahan alamat, serta status tinggal terbatas menjadi tinggal tetap.

Lahirnya peraturan Presiden (Perpres) Nomor 96 Tahun 2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil membuat proses pembuatan KTP menjadi lebih mudah. Kini, membuat Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) tak perlu lagi surat keterangan RT/RW dan Kepala Desa/Lurah tetapi bisa langsung mengurus KTP elektronik tersebut ke kantor Disdukcapil Kabupaten/Kota.  

Lalu Bagaimana Cara Mengurus Perubahan Status Agama Di KTP?

Pertama, Sobat wajib melaporkan perpindahan agama itu kepada Instansi Pelaksana (Kantor Kelurahan/Kecamatan) dengan memenuhi persyaratan yang diperlukan dalam Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil dan mengisi formulir isian di Kantor Kelurahan sesuai dengan domisili Sobat dan melampirkan surat keterangan/sertifikat masuk agama (Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha dan  Konghucu).

Syarat-syarat Perubahan KTP yang harus dibawa yaitu;

  1. Surat keterangan/sertifikat masuk agama lain
  2. KTP terdahulu
  3. Kartu Keluarga Terdahulu

Nantinya, pihak Kelurahan itulah yang mendaftarkan perubahan agama Sobat, memberikan pelayanan atas pelaporan perubahan agama, mencetak dan menerbitkan KTP baru di Dinas Catatan Sipil dimana Sobat melakukan perubahan KTP.

Setelah Sobat melakukan perubahan status agama di KTP, maka tahap selanjutnya  adalah melakukan permohonan pembuatan KK. Pada saat Sobat memberikan biodata penduduk untuk pembuatan KK, maka pihak Kelurahan akan meminta fotokopi KTP untuk dijadikan acuan isian Kartu Keluarga.

Nah itu Sob, informasi yang bisa Bang Bikum berikan, semoga bermanfaat ya Sob.

Penulis: Ahmad Jamaludin SH.,MH



data-order-by="social" data-colorscheme="light">