bincang hukum

Makar? Bagaimana Aturan dan Sanksi Hukumnya

Makar? Bagaimana Aturan dan Sanksi Hukumnya
Bincang Hukum Id-Apa itu makar?

Hai Sob, akhir-akhir ini kita banyak membicarakan tentang makar? Apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan makar? Kali ini Bang Bikum mau kasih informasi nih tentang makar beserta aturan hukumnya.

Kita akan bahas definisi makar dulu ya Sob, apa makar itu? Coba kita lihat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, makar diartikan sebagai (i) akal busuk, tipu muslihat; (ii) perbuatan dengan maksud hendak menyerang; atau (iii) perbuatan (usaha) menjatuhkan pemerintahan yang sah. Makna lain adalah kaku dan keras (tentang buah-buahan).

Sementara, dalam bahasa yang ringkas, Kamus Hukum dan Yurisprudensi karya HM Fauzan dan Baharuddin Siagian mengartikan makar itu sebagai penyerangan yang dilakukan dengan maksud  menghilangkan nyawa Presiden dan Wakil Presiden, merampas kemerdekaan mereka, atau menjadikan mereka tidak cakap memerintah.

Setelah mengetahui pengertian dari kata makar, berikut adalah pasal-pasal makar yang dikaitkan dengan kejahatan makar.

Dijelaskan pada Pasal 87, Pasal 104, Pasal 106, Pasal 107, Pasal 139a, Pasal 139b, dan Pasal 140 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Pasal 27 ayat (4) Undang-Undang No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) berikut bunyinya:

Pasal 104 KUHP

Makar yang dilakukan dengan tujuan akan menghilangkan nyawa atau kemerdekaan Presiden atau Wakil Presiden Republik Indonesia, atau dengan tujuan menjadikan mereka tidak dapat menjalankan pemerintahan sebagaimana mestinya (tot regeren ongeschiktmaken).

Pasal 106 KUHP

Makar dengan maksud supaya seluruh atau sebagian dari wilayah negara jatuh ke tangan musuh atau memisahkan sebagian dari wilayah negara, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.

Pasal 107 KUHP

Makar dilakukan dengan tujuan untuk menggulingkan pemerintah (omwenteling), diancam dengan, hukuman penjara selama-lamanya lima belas tahun, sedang menurut ayat 2 bagi pemimpin dan pengatur dari tindak pidana ini hukumannya ditinggikan menjadi hukuman maksimum penjara seumur hidup atau 20 puluh tahun, dengan kemungkinan hukuman mati.

Pasal 139a KUHP

Makar dengan maksud melepaskan wilayah atau daerah lain dari suatu negara sahabat untuk seluruhnya atau sebagian dari kekuasaan pemerintah yang berkuasa di situ, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Pasal 139b KUHP

Makar dengan maksud meniadakan atau mengubah secara tidak sah bentuk pemerintahan negara sahabat atau daerahnya yang lain, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun.

Pasal 140

Makar terhadap nyawa atau kemerdekaan Raja yang memerintah atau Kepala Negara sahabat, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

Jika makar terhadap nyawa mengakibatkan kematian atau dilakukan dengan tanpa rencana terlebih dahulu mengakibatkan kematian, diancam dengan pidana penjara paling lama dua puluh tahun. Dan Jika makar terhadap nyawa dilakukan dengan rencana terlebih dahulu mengakibatkan kematian, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.

Pasal 27 ayat (4) Undang-Undang No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan pemerasan dan/atau pengancaman

Demikian penjelasan mengenai makar dan aturan hukum beserta sanksinya. Bagaimana, sudah paham apa itu makar? Jika ingin melakukan konsultasi terkait masalah hukum, Sobat bisa menghubungi kami melalui whatsapp dan dm Instagram @bincanghukumid.

Penulis: Ahmad Jamaludin SH.,MH



data-order-by="social" data-colorscheme="light">