bincang hukum

Jika Menemukan Kasus Penculikan Anak? Ini Langkah dan Proses yang Bisa Ditempuh

Jika Menemukan Kasus Penculikan Anak? Ini Langkah dan Proses yang Bisa Ditempuh
Bincang Hukum Id - Cara melaporkan kasus penculikan anak

Bincang Hukum Id – Penculikan anak termasuk dalam kejahatan kemanusiaan yang tentunya dapat membuat trauma anak sebagai korban Sob. Apalagi penculikan anak ini menyangkut hak atas anak yang bersinggungan dengan hak asasi manusia.

Penculikan anak ada dalam Pasal 330 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) sebagai berikut: “Barang siapa yang dengan sengaja menarik seorang yang belum cukup umur dari kekuasaan menurut undang-undang ditentukan atas dirinya, atau dari pengawasan orang yang berwenang untuk itu, diancam dengan pidana penjara dengan lama tujuh tahun”.

Bukan hanya tujuh tahun penjara Sob, tetapi juga dapat dikenakan denda. Jika merujuk pada Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014, sanksi untuk kasus penculikan anak bisa berupa denda 60 juta rupiah sampai 300 juta rupiah dan pidana penjara minimal 3 tahun sampai 15 tahun.

Tahukan Sobat bahwa modus dalam kasus penculikan anak dibawah umur saat ini bermacam-macam. Mulai dari bertamu, mencoba akrab dengan orang tua anak dengan mencari tahu informasi tentang anak, bahkan beberapa waktu lalu modus baru yang dilakukan dengan berpura-pura menjadi orang gila.

Langkah Preventif Penculikan

Sebelum semua itu terjadi, sebenarnya ada beberapa hal antisipasi yang bisa dilakukan untuk mencegah agar anak kita atau anak-anak disekitar kita terhindar dari penculikan. Kali ini Bang Bincang Hukum akan memberi tahu beberapa cara menghindari penculikan, sebagai berikut:

  1. Ajarkan anak untuk bersikap waspada, seperti tidak mudah akrab dengan orang yang belum dikenal tanpa seizin orang tuanya.
  2. Hindari perhiasan berlebihan dan mencolok pada anak.
  3. Jika pergi ke tempat umum, sebagai ciri khas, bisa menggunakan pakaian seragam dengan anak.
  4. Ajarkan anak tentang identitas pribadinya, seperti nama panjang, nama orang tua serta alamat rumah, agar dapat dengan mudah kembali ketika terpisah dengan orangtuanya.
  5. Berswafoto bersama anak sebelum bepergian.
Lalu bagaimana langkah yang harus dilakukan jika terjadi kasus penculikan anak?

Segera melapor kepada pihak Kepolisian. Pada umumnya pihak Kepolisian akan menelusuri kronologi (jalan cerita) kejadian dan melakukan penyidikan atau mencari jalan keluar. Jadi, pastikan Sobat semua memberikan semua hal yang Sobat tau ketika pihak Kepolisian meminta keterangan.

Adapun prosedur pelaporannya seperti berikut ini:

  • Datangi kantor Kepolisian terdekat pada lokasi kejadian terjadi. Kantor kepolisian menerima aduan 24 jam, 7 hari dalam seminggu. Sesuai daerah hukum wilayah yang Sobat tempati.
  • Melapor ke bagian Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). SPKT memiliki tugas memberikan pelayanan terhadap laporan atau pengaduan masyarakat. Dalam peraturan Kapolri Nomor 23 Tahun 2010 “SPKT bertugas memberikan pelayanan kepolisian secara terpadu terhadap laporan atau pengaduan masyarakat, memberikan bantuan dan pertolongan, serta memberikan pelayanan informasi”.
  • Selanjutnya, pihak Kepolisian akan memproses sesuai laporan polisi dan surat perintah penyidikan. Setelah itu, Sobat semua akan dipinta keterangan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi pelapor.

Begitulah beberapa langkah yang harus Sobat lakukan ketika menghadapi kasus penculikan anak, baik yang bersifat antisipasi maupun pelaporan ketika sudah terjadi penculikan anak. Semoga anak-anak kita tetap aman bersama keluarga kita yah Sob.

Penulis: Nakhri Anshory

Editor: Ratu A



data-order-by="social" data-colorscheme="light">