bincang hukum

Hendak Menikah Diluar Negeri, Ini Dia Syaratnya!

Hendak Menikah Diluar Negeri, Ini Dia Syaratnya!

Bincang Hukum Id – Beberapa dari kita mungkin memiliki pilihan untuk melangsungkan pernikahan yang jauh dari tempat tinggal kedua pasangan, bahkan menikah hingga di luar negeri. Berbagai kondisi yang dimiliki kedua pasangan yang membuat mereka akhirnya memilih untuk menikah di luar negeri adalah seperti sedang menjalankan tugas belajar, bekerja dan kepentingannya lainnya.

Indonesia membolehkan masyarakat untuk melakukan janji suci pernikahan di luar negeri, tentunya dengan syarat dan langkah-langkah yang perlu ditempuh.

Berkas-berkas yang harus disiapkan

Pertama, yang perlu Sobat persiapkan adalah berkas-berkas administratif seperti:

  1. Surat izin dari orang tua atau wali
  2. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dibuat Polres di wilayah tempat tinggal calon pengantin.
  3. Surat Pernyataan bahwa belum pernah menikah, dan bagi yang telah berstatus Janda atau Duda dapat melampirkan Surat Keterangan Belum Menikah Lagi. Surat harus bermaterai 6000 disertai dengan fotokopi Akta Cerai, dan memperlihatkan aslinya.
  4. Surat Pengantar dari RT/RW tempat berdomisili sesuai KTP
  5. Surat Pengantar dari Lurah atau Kepala Desa, yaitu form N1, N2, dan N4. Form N1 adalah surat keterangan akan menikah, N2 surat keterangan asal-usul (nama orangtua), N4 surat keterangan orangtua.

Kemudian bagi sobat yang muslim harus datang ke KUA Kecamatan dengan membawa fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK) dan KTP orangtua, serta foto berlatar biru 4×6, 3×4, 2×3 masing-masing 3 lembar.

Jangan lupakan Visa dan Passport

Kedua, karena pernikahan akan dilakukan di luar negeri, jangan sampai melupakan berkas penting ini ya Sob, yaitu Visa ke negara tujuan tempat menikah yang approved dan juga Paspor, fotokopi KTP dan KK, serta akte lahir yang telah diterjemahkan.

Ketiga, usai mengurus surat administrasi syarat menikah diluar negeri di kelurahan, kalau calon pendamping beragama Islam, bisa langsung mendaftarkan diri untuk memperoleh Surat Keterangan Numpang Nikah. Sementara jika calon pendamping adalah Non-Muslim, Sobat dapat mendaftarkannya ke kantor Catatan Sipil.

Datangi Kedubes di negara tujuan

Keempat, datang ke Kedutaan Besar negara tujuan tempat Sobat akan menikah. Di sana, semua dokumen syarat untuk menikah di luar negeri akan diterjemahkan. Jika sudah mendapat izin dari Kedubes, maka selanjutnya pihak Kedubes akan menghubungi pihak instansi pernikahan di negara tujuan tempat menikah.

Keelima, setelah itu, urus perizinan tempat menikah yang berada di luar negeri dan melapor ke perwakilan Republik Indonesia (RI) di tempat tersebut.

Keenam, berdasarkan pasal 37 ayat 1 UU No 12 Tahun 2016, pasangan WNI yang akan melakukan perkawinan di luar negeri harus mencatatkan pernikahannya pada instansi berwenang di negara tempat berlangsungnya pernikahan. Jika tak ada lembaga yang mengurusi pencatatan perkawinan, maka harus ke perwakilan Indonesia di negara tersebut.

Daftarkan pernikahan Sobat

Kemudian, dalam waktu satu tahun setelah menikah dan kembali ke Indonesia, surat bukti perkawinan harus didaftarkan di Kantor Pencatatan Perkawinan di tempat tinggal Sobat.

Jangan lupa bawa dokumen surat bukti pencatatan perkawinan atau akta perkawinan dari negara setempat, paspor Republik Indonesia, dan KTP suami istri yang berpenduduk Indonesia.

Setelah dinilai memenuhi syarat, Pejabat Konsuler akan mencatatkan pelaporan dalam Daftar Perkawinan WNI. Selanjutnya bukti pencatatan perkawinan dari negara setempat harus dibawa bersama dengan dokumen lainnya untuk dilaporkan pasangan suami istri ke Kantor Catatan Sipil setelah kembali ke Indonesia.

Bagaimana Sob, tertarik untuk melangsungkan pernikahan di luar negeri? Jika Sobat memang berencana menikah di luar negeri tentunya sudah cukup paham prosedur dan syarat-syarat apa saja yang harus dipenuhi.

Penulis: Huda Dindin Pratama S.H



data-order-by="social" data-colorscheme="light">